Rabu, 18 Juli 2012

kegiatan di universitas gunadarma


Ada beberapa kegiatan kampus yang saya ikuti:
·         Baksos: pada mulanya saya tidak tertarik mengikuti kegiatan baksos yang di selenggarakan oleh gunadarma,akan tetapi saya menerima saran dari keluarga untuk mengikuti acara baksos tersebut, pada saat itu saya juga berpikir kenapa gak menolong orang dan saya juga berpikir untuk menambah temen, akhirnya saya pergi ke sawangan untuk melaksanakan acara bakti social tersebut, sesampainya disana saya melihat warga setempat itu yang dimana rata rata mata pencarian mereka adalah buruh dan petani, pada saat memberikan sembako saya melihat para penduduk itu sangat berdesakan untuk mendapatkan sembako, banyak para penduduk itu membawa anak mereka yang masih sangat kecil yang ikut berdesak desakan, setelah memberikan sembako itu saya dan teman saya di ajakin main bola di tanah lapang,setelah capek saya pun beristirahat, keesokan harinya saya bersama kelompok saya memperbaiki WC umum yang rusak berat,pintunya udah pada gak ada.. setelah itu malamnya kami bakar ayam, setelah kenyang kami pun di suruh tidur karna besok pagi harus balik ke depok lagi ..
·         Futsal: di perlombaan futsal ini di ikuti hanya khusus anak ekonomi, dan saya gak menyangka kalo kami sampai masuk 15 besar. Padahal pas pertandingan group lawan kami itu adalah anak anak tingkat 3 dan 4. Pada masuk 15 besar itu saya melawan anak tingakat 4. saya dan teman sekelas saya sudah berusaha untuk unggul tapi mereka lebih unggul dari kami ya mau gimana lagi kami harus mengakui orangnya lebih hebat dari pada kami, tidak lama dari hari kekalahan kami saya mendapat kabar kalo yang kalahin kami itu adalah juaranya..

Gambaran perekonomian di indonesia


Menurut saya perekonomian di Indonesia itu buruk dan memperhatikan banyak rakyat Indonesia kelaparan , dimana pemerintahan Indonesia katanya mau makurin dan sejahteraan rakyat Indonesia tapi gak sedikit para petinggi Negara melakukan korupsi, sebenarnya Negara Indonesia ini kaya dengan minyak buminya di Kalimantan, emas di papua , keindahan alamnya di bali dan di Lombok.. tapi kenapa banyak rakyat Indonesia masih banyak kelaparan dan busung lapar di papua, padahal di papua itu sangat banyak emasnya tapi kenapa masih ada juga yang kelaparan.. saya  Cuma bisa berharap negara Indonesia ini bisa maju dan rakyat Indonesia tidak ada lagi yang namanya kelaparan dan busung lapar..

Kamis, 17 November 2011

tulisan 2


1. franchise yang laku di Indonesia

   
Dalam usianya yang ke enam tahun, Starbucks Coffee telah memiliki 64 gerai di enam kota di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut dinilai belum memenuhi dari keseluruhan konsumen setia Starbucks Coffee.

Untuk itu, di tahun ini perusahaan kopi di bawah bendera PT Sari Coffee Indonesia akan menambahnya sebanyak 15 gerai. “Di akhir tahun ini jadi genap 79 gerai Starbucks Coffe akan hadir memenuhi selera konsumen penikmat kopi,” kata Comunication Manager Starbucks Coffee Yuflinda Susanta, di sela-sela acara Starbucks Golf Tournament, di kawasan Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (2/6).
 
Menurutnya, keberadaan Starbucks Coffee ada di enam kota, yakni Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya, Medan, dan Yogyakarta.
Untuk pembukaan ke 15 gerai sepanjang tahun ini, akan ditempatkan di lokasi yang belum tergarap. Namun saat ini, kata Yuvlinda, pihaknya tidak hanya membidik mal sebagai penempatan gerai Starbuck. Tapi juga sejumlah tempat peristirahatan di jalan tol, juga menjadi market gerainya. “Sekarang sudah ada gerai di drive thru, yaitu KM 13 Tol Tangerang-Jakarta dan KM 19 Tol Jakarta-Cikampek,” katanya.

Ditambahkan, Starbucks Coffee Company merupakan perusahaan ritel, roaster, dan merek kopi ternama di dunia. Komitmen untuk menyajikan kopi terbaik dan pengalaman minum kopi yang tak terlupakan bagi semua pelanggannya, menjadikan Starbucks tumbuh lebih dari 6.000 lokasi ritel. Mulai dari Amerika Utara, Amerika Latin, Afrika, Eropa, Timur Tengah, hingga Asia Pasifik.

Pertumbuhan itu bisa terjadi karena selain selalu menjaga komitmennya dalam berbisnis, Starbucks juga memberikan keuntungan sosial, lingkungan dan ekonomi bagi komunitas sekitar lokasi Starbucks beroperasi. Di Indonesia, perkembangan Starbucks tak kalah fantastis.

Pertama kali kedai kopi ini dibuka di Plaza Indonesia Jakarta pada tahun 2002. Hanya dalam kurun waktu dua tahun PT Sari Coffee Indonesia, telah mengelola 18 gerai. Sambutan masyarakat yang menggembirakan, pada tahun 2004 Starbucks membuka gerai 24 jam di Skyline Building Jakarta.
Starbucks juga melengkapi gerai-gerainya dengan perangkat WiFi. Penempatan WiFi di gerai ini merupakan inovasi gerai coffe pertama di Indonesia. (jid)

 
2. Keuntungan dari franchise tersebut bagi si pemilik.

 
Karena disebut sebagai kopi ternikmat, menyajikan kopi terbaik dan pengalaman minum kopi yang tak terlupakan banyak membuat para pelanggan yang berdatangan, sehingga membawa untung besar dan sang pemilik dapat membuka banyak outlet di Indonesia.

3. Dampak positive dan negative bagi perusahaan terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia.

dampak positivenya: bisa membantu rakyat indonesia mendapatkan pekerjaan dan membantu ekonomi bagi rakyat indonesia.
dampak negativenya: lama kelamaan  rakyat indonesia yang bermata pencaharian biji kopi lama kelamaan bisa gulung tikar karna rakyat indonesia lebih suka kopi dari luar negri di bandngkan kopi asli dari indonesia.